Cinta Pada Pandangan Pertama

Pernah kan ngerasain namanya cinta pada pandangan yang pertama atau bahasa kerennya love at the first sight?

Saya? Juga pernah.

Cinta pada pandangan pertama saya terjadi waktu saya semester 4. Sekitar akhir tahun kalau tidak salah. Waktu itu saya tidak mengenal sama sekali seperti apa.

Ternyata setelah itu saya diajak berkenalan oleh seseorang. Orang yang memperkenalkan ini juga keren. Tambah cinta lah saya ni (ibarat barang jualan lagi dipromosiin sama mbak2 SPG cantik, walau gatau barangnya sama sekali bakal keliatan menarik). Ternyata setelah berkenalan, saya jadi tambah penasaran, tambah suka, tambah pengen tau. Cinta pandangan pertama saya berlanjut. Dan dia yang menemani saya sampai saya lulus sarjana.

Terus beberapa bulan yang lalu saya dipertemukan kembali dengan cinta pandangan pertama saya.  Saya semakin mengenalnya lebih dalam. Lebih tau seluk beluknya. Lebih banyak berinteraksi dengannya. Ternyata semakin menarik.

Kalo namanya orang lagi jatuh cinta, selalu bahagia bukan hari-harinya? Mau cemberut kayak gimana orang disekitarnya, tetep aja bahagia. Mau orang marah-marah, kedengerannya kayak orang lagi nyanyi-nyanyi (ini lebay sih wkwkwk *saya agak waham sepertinya*).  Sebulan itu saya bahagia setiap hari. Hari-hari dilalui dengan penuh semangat.

Beberapa minggu yang lalu saya harus berpisah lagi dengan cinta pada pandangan pertama saya. Akankah takdir ini akan membawa saya untuk bertemu kembali dengannya? Ataukah saya akan dipertemukan dengan cinta-cinta yang lain?

-Dhilah yang lagi lebay dan merindukan cinta pandangan pertamanya-

Gara-gara cinta pertamanya dhila menghabiskan TV series 12 season dalam 2,5 tahun hahaha